Yuk Ngintip: Rumah Masa Kecil John Lennon & Paul McCartney.

Ngintip: Ke Rumah Masa Kecil John Lennon & Paul McCartney.

Jutaan orang berdatangan ke Liverpool setiap tahunnya, mereka penaran untuk melihat tempat lahir para personil the Beatles dan bagaimana semuanya dimulai. Bagi fans the Beatles, apalagi yang lebih seru dari mengikuti tour jalan-jalan ke rumah John Lennon (Mendips on Menlove Avenue) dan Paul McCartney (20 Forthlin Road in Allerton), yang diadakan oleh National Trust.

Sebetulnya rumah mereka tersebut telah dimiliki dan ditinggali orang lain, tetapi Yoko Ono, Istri dari almarhum John Lennon, membeli kembali rumah tersebut pada tahun 2002 saat pemilik sebelumnya telah meninggal. Lalu Yoko Ono mendonasikan properti tersebut ke National Trust, dan meminta mereka untuk merestorasi ulang rumah tersebut kembali seperti semula dan menceritakan kehidupan John Lennon melalui rumah itu.

Setiap rumah telah direstorasi kembali, pastinya John Lennon dan Paul McCartney akan mengenali rumah tersebut apabila mereka masih hidup. Dengan menggunakan foto-foto lama, dan saksi mata seperti teman-teman dekat, sanak saudara, akhirnya rumah tersebut berhasil direstorasi kembali.

Rumah di Mendips menjadi milik bibi dan paman John Lennon, bernama Mimi dan George. Ayah dan ibu John bercerai saat John masih kecil, lalu John pergi dan tinggal bersama – sama dengan bibi dan pamannya.

 

Para pengunjung rumah John Lennon dan rumah Paul McCartney merasa kagum dan terhibur karena mereka semua merasa dibawa kembali ke era 1960an. Sembari melihat-lihat kondisi rumah, mereka juga disuguhkan cerita tentang kehidupan masa kecil John dan Paul. Cerita kehidupan masa kecil John Lennon dan Paul McCartney yang diceritakan didalam rumah ini sangatlah menghibur. Bibi Mimi biasanya mempersilahkan tamu untuk masuk ke rumah lewat pintu belakang untuk “menjaga karpet” agar tetap bersih, dan Paman George mengajak John Lennon kecil untuk membaca Liverpool ECHO (salah satu media cetak Inggris).

Di Forthlin Road, Jim (Ayah Paul McCartney) menanam tanaman lavender di taman depan. Lalu setelah tumbuh, tanaman itu ditaruh di asbak dengan tujuan untuk menghilangkan bau rokok. John Lennon menulis lagu Please Please Me di dalam kamar tidurnya di Mendips, dan dia menulis I Saw Her Standing There with Paul di Forthlin Road. Saat Paul berumur 14, dia duduk di depan piano dan mulai menyusun nada untuk lagu When I’m 64.

Selain itu ada juga cerita menyedihkan, yaitu ibu John Lennon tewas dalam kecelakan pada tahun 1958, dimana ibu Paul McCartney meninggal akibat kanker payudara yang dideritanya pada tahun 1956, saat beliau berumur 47 tahun. Paul berkata bahwa ia memiliki ikatan unik dengan John yang membawa hubungan mereka sangat dekat pada waktu itu.

Secara keseluruhan, John dan Paul merasa mereka memiliki tempat yang bahagia di masa kecil mereka. Banyak terdapat potret kebahagiaan dan keriangan di dalam rumah-rumah di Mendips dan Forthlin Road tersebut.

Yoko Ono, istri dari mendiang John Lennon, di depan rumah Mendips
Yoko Ono, istri dari mendiang John Lennon, di depan rumah Mendips

5 Hal menarik yang ada di rumah John Lennon kecil (Mendips):

  1. The blue plague (plakat biru) – Anda akan melihat plakat biru terkenal di depan rumah ini. Kenapa? Mendips Custodian Colin Hall menjelaskan: “English Heritage hanya memberikan plakat biru saat subjek mencapai umur 100 tahun atau telah mati selama 20 tahun. Jadi kami merasa bersyukur rumah Paul belum memilikinya.
  2. The green bicycle (sepeda hijau) – Ketika Anda melihat sepeda hijau antik yang bersandar di tembok samping rumah adalah sepeda emerald green Raleigh Lenton Mk 11. Ini adalah sebuah replika atas sepeda John yang dibeli oleh pamannya sebagai hadiah keberhasilannya untuk lulus lebih dari 11 ujian.
  3. The front porch (beranda depan) – Pengunjung yang datang selalu ingin untuk berdiri di beranda ini dan menyanyikan lagu-lagu favorit the Beatles, menurut Paul tempat ini membuat suara akustik menjadi lebih bagus.
  4. The creaky floorboards (papan lantai yang berbunyi) – Saat Anda melakang menuju kamar tidur John, Anda akan mendengar lantai yang berisik di sepanjang lorong menuju pintu kamar. John harus memperhatikan langkahnya saat dia pulang larut malam setelah menonton konser musik di Cavern; satu langkah di lantai derit (creaky floorboard) and maka dia akan diampuni bibi Mimi. Saat Yoko Ono mendonasikan Mendips kepada National Trust, dia memintanya agar lantai berderit ini dibiarkan saja seperti yang aslinya (tidak diperbaiki).
  5. The dining room guestbook (buku tamu di ruang makan) – Pastikan bahwa Anda telah menandatangani buku tamu ini di penghujung tur; buku ini secara berkala dikirim ke Yoko Ono untuk dilihat.

5 Hal menarik yang ada di rumah Paul McCartney kecil (20 Forthlin Road):

  1. The piano – Pengunjung ditantang untuk memainkan piano Paul saat tur, dan ada beberapa pengunjung terkenal yang berani menerima tantangani ini, seperti Debbie Harry dan Judy Collins.
  2. The egg trays (nampan telur) – Terdapat nampang telur yang kosong yang berada diatas kabinet dapur. Jim (ayah Paul) menggunakan ini sebagai pereda kebisingan suara yang ditimbulkan oleh Paul, John, dan George yang sedang latian di ruang makan.
  3. The back drainpipe (pipa pembuangan air) – Setelah ibu Paul meninggal, ayahnya selalu memaksa anak-anaknya untuk pulang ke rumah tepat waktu hanya untuk menyantap makan malam bersama. Jika tidak, mereka akan dikunci di luar rumah. Saat Paul dan Mike (saudaranya) benar-benar terlambat pulang, mereka akan berlari ke belakang rumah, dan memanjat pipa pembuangan ini, dan masuk melalui jendela kamar mandi dimana mereka selalu sengaja meninggalkan kait agar jendela kamar mandi terus terbuka (just in case).
  4. The replica guitar (gitar replika) – di dalam kamar tidur kecil, yang digunakan Paul setelah ibunya meninggal, terdapat replika gitar yang dia selalu gunakan saat konsernya. The Zenith Model 17 gitar akustik ini dibeli melalui eBay, dan pengirimnya berasal dari Hamburg, dimana the Beatles pertama kali melakukan konser tur pada awal tahun 60an.
  5. The commemorative plague (plakat peringatan) – 20 Forthlin Road mungkin tidak memenuhi syarat untuk menerima plakat English Heritage, tetapi saat rumah itu didonasikan kepada National Trust, Paul meminta satu hal untuk dimasukkan, yaitu sesuatu untuk mengingat orang tuanya. Terdapat plakat kayu terpajang di atas pintu depan bertuliskan: “In loving memory of Mum and Dad, Mary and Jim”.

The National Trust terus beroperasi untuk menjalankan tur ke rumah Mendips dan 20 Forthlin Road ini. Sehari terdapat sekitar 4 kali tur rumah John Lennon dan dan Paul McCartney ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.